Jumat, 26 Februari 2016

Menumbuhkan Semangat Generasi Muda Rembang untuk Pertanian

Rembang – untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap bidang pertanian kepada generasi muda perlu adanya pemberian informasi sejak dini. Sehingga mereka merasa cinta terhadap sumber daya alam melimpah yang di miliki indonesia supaya bisa di kelola dengan baik. Inilah yang sekarang di lakukan oleh salah satu universitas ternama di Indonesia salah satunya Institut Pertanian Bogor ( IPB )
Canvasing-Rembang-Nurfaid-HKRB-IPB-Sosialisasi
Suasana Seminar Canvassing IPB 2016 untuk Rembang (03/02) 
Acara tersebut dilaksanakan pada hari Rabu (03/02/2016) dan dihadiri perwakilan siswa/siswi SMA/MA se-Kabupaten Rembang bertempat di balai kartini Rembang. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri asisten III setda Rembang Abullah zawawi, perwakilan dinas pendidikan, perwakilan kementerian agama dan guru BK se-Kabupaten Rembang.
Ketua panitia Ahmad Nurfaid mengatakan Prospek pertanian Indonesia memiliki modal dasar untuk membangun Perekonomian Indonesia yang lebih baik di tingkat Internasional. Diperlukan beberapa hal yang mendukung cita-cita ini antara lain keseriusan seluruh bangsa untuk memajukan pertanian, kesadaran para generasi penerus bangsa untuk membangun pertanian, dan peningkatan teknologi yang mendukung pertanian.
Ahmad Nurfaid-HKRB-IPB-Rembang-Pertanian-SosialisasiNurfaid mengatakan, kegitan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi mengenai pertanian yang jarang sekali dilirik oleh generasi muda. Padahal genarasi muda adalah harapan besar untuk menjadikan Indonesia maju dalam bidang pertanian. untuk itu mereka harus melanjutkan pendidikan supaya semangat dan energi mereka tersalur ke dunia pertanian yang butuh orang – orang seperti mereka.
Nurfaid berharap perlunya kesadaran akan pengetahuan para generasi penerus bangsa dan masyarakat luas bahwa karir dan prospek dunia pertanian sangatlah luas. Hendaknya pemerintah yang memiliki tugas di bidang pendidikan dan pertanian mampu menginformasikan kepada calon-calon penerus bangsa akan peran dan dukungan mereka kepada nasib pertanian Indonesia.
Data Pemkab Rembang lahan pertanian seluas 101.408 hektar terdiri atas lahan sawah sebesar 29.058 hektar (28,65 %), lahan bukan sawah sebesar 39.938 hektar (39,38 %) dan bukan lahan pertanian sebesar 32.412 hektar (31,96 %). Menurut luas penggunaan lahan, lahan terbesar adalah tegalan sebesar 32,94 persen, hutan 23,45 persen dan sawah tadah hujan sebesar 20,08 persen. ( prasetyo budi wibowo )
Dipostkan oleh: Radio Citra Bahari FM

Rabu, 22 Juli 2015

KMNU Nasional bagian Jawa Tengah adakan silaturrahim ke Ulama

Hamzah (kiri) dan Gusmus (kanan)
(foto: Ulin)
Rembang,
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) bagian Jawa Tengah memanfaatkan kesempatan suasana Idul Fitri untuk silaturrahim ke sejumlah tokoh NU di Jawa Tengah .

Silaturrahim dilaksanakan pada hari Rabu (22/7) mulai pukul 09.00 WIB ke Rais Aam PBNU KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) dan keluarga besar Pondok pesantren Roudlatut thalibin serta ke KH. Chazim Mabrur (Rais syuriah PCNU) kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang dikuti oleh rekan-rekan dari KMNU IPB, KMNU UNDIP, dan KMNU UII ini diharapkan dapat menambah semangat dan motivasi untuk berjuang membawa islam rahmatan lil alamin.

“Silaturrahim ini dilakukan karena kerinduan kami terhadap Ulama’, maka dalam kesempatan ini kami kembali ke Ulama’ untuk meminta keberkahan dan doa," kata Hamzah selaku koordinator kegiatan.

Setelah silaturrahim, rombongan melakukan ziarah ke makam Ulama’ NU sekaligus ayah dari Gus Mus yaitu KH. Bisri Mustofa beserta keluarga. (ANf)

Pererat silaturahmi di hari yang fitri

Rembang, HKRB News~
Keluarga besar mahasiswa Bogor asal Rembang yang mengatasnamakan dirinya Himpunan Keluarga Rembang di Bogor (HKRB) kembali mengadakan silaturrahim dan halal bihalal, Selasa (21/7) pagi. Bertempat di Rumah Bapak H. Sugiman Desa Sumbergirang RT 02 RW 07 Lasem Rembang selaku wali dari salah satu anggota HKRB, mereka saling memaafkan kekhilafan satu sama lain.

Acara ini dihadiri oleh para anggota HKRB mulai dari angkatan terbaru (angkatan 52) sampai para alumni yang telah lulus.

Hasan selaku ketua panitia dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bpk. Sugiman yg telah sukarela membantu menyediakan tempat halal bihalal. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah membantu mensukseskan acara halal bihalal ini.

Acara ini merupakan bagian dari program kerja divisi Internal HKRB yang memiliki tujuan utama untuk mempererat tali silaturrahim dan saling memaafkan antar anggota HKRB disuasana hari raya Idul Fitri. Silaturrahim ini digelar rutin setiap tahun dengan kepanitiaan bergantian dan biasanya merupakan kepanitiaan pertama bagi anggota baru dengan tujuan untuk memperkuat kekompakkan angkatan baru dan berlatih untuk kepanitiaan selanjutnya baik di HKRB maupun di IPB secara umum.

Sambutan ketua HKRB yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Iqbal Aunurrofiqi selaku wakil ketua mengucapan selamat Idul Fitri kepada semua hadirin, serta mengungkapkan harapannya untuk acara halal bihalal ini.

"Aku, mas fredy, lan kabeh pengurus njaluk ngapura atas segala kesalahan yang disengaja maupun tidak, matur nuwun juga kepada adik-adik 52 sing wis nyusun acara sebagus iki, Nek iso acara halal bihalal gak cuma dadi tradisi, tapi memang ada dorongan dari hati untuk bertemu dengan dulur-dulur HKRB, apalagi dimomen Idul Fitri ini untuk saling memaafkan", terang Iqbal.

Pada silaturrahim dan halal bihalal yang digelar dengan suasana hangat ini diisi dengan aneka permainan yang melibatkan seluruh angkatan, perkenalan anggota baru yang masuk lewat jalur SBMPTN dan D3, serta ada juga sesi sharing pengalaman antar angkatan yang disampaikan oleh Mas Cahyo, Mas Kukuh, Mas Rudi, Mas Anom, Mbak Ajeng, Mbak Sabighoh, serta Mbak Nia Azizah yang bercerita warna-warni kisah perkuliahan masing-masing angkatan dan tak lupa memberi pesan-pesan kepada angkatan baru.

Acara dilanjut dengan makan bersama dan ramah tamah kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Hamzah Alfarisi (BIO 50) dan foto bersama masing-masing angkatan. (ANf)

Kamis, 16 Juli 2015

HKRB berbagi kebahagiaan di penghujung Ramadhan

kebersamaan HKRB dengan anak yatim Darul Falah
Rembang,~
Himpunan Keluarga Rembang di Bogor (HKRB) menggelar buka puasa bersama anak yatim di Panti Asuhan Darul Falah yang bertempat di Dukuh Badek, Desa Sridadi, Rembang pada hari Rabu (15/7).

Kegiatan yang diinisiasi divisi Kesejahteraan Sosial HKRB ini baru pertama kali dilakukan dan diikuti sekitar 80 orang yang terdiri dari pengurus HKRB, anak-anak yatim, dan para pengasuh panti.

“Acara ini memang diadakan dengan tujuan untuk bisa menjalin silaturrahim dan menumbuhkan kepedulian para anggota HKRB dengan adik-adik yatim yang ada di panti,” ungkap Ketua HKRB Fredy Seto.

Pihak pengasuh panti yang diwakili oleh Bapak Rofi'i dalam sambutannya mengungkapkan terimakasih atas kedatangan mahasiswa HKRB. Beliau berharap semoga setelah lulus kuliah nanti para mahasiswa ini dapat mengharumkan nama Rembang dan menjadikan Kabupaten Rembang ini lebih baik lagi.

“Melalui kegiatan ini kami berharap nantinya akan semakin memperkuat ukhuwah antara para mahasiswa HKRB dengan anak-anak di Panti ini, semoga adik-adik HKRB ini dapat berbagi kebahagiaan,ilmu dan pengalamannya kepada anak-anak kami,” imbuhnya.

Rangkaian acara berlangsung meriah dengan mengajak para anak yatim ini bermain games bersama, lalu buka puasa bersama dilanjut sholat maghrib berjamaah kemudian pembagian hadiah untuk pemenang games dan berpamitan pulang (ANf).

Selasa, 18 November 2014

mimpi kecilku tadi malam

Suatu hari ada seorang pengembara yang sedang sedang tersesat diperantauan, karena kehabisan bekal, maka pengembara tersebut mulai lapar dan akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat di bawah pohon. Beberapa waktu kemudian datanglah saeorang petani yang menghampiri pengembara tersebut. Setelah sang pengembara menceritakan keadaannya, diajaklah sang pengembara tersebut kerumah petani tersebut. Sang pengembara disuguhi bermacam –macam makanan dan harta benda, Sang pengembara-pun bingung.”mengapa kisanak memberikan semua harta benda kisanak ini pada saya?”.tanya sang pengembara pada petani. Sang petani-pun menjawab,”semua ini bukanlah milik saya,semua ini hanyalah milik ALLAH semata”. Kenapa kisanak sangat berbaikhati pada saya? sungguh kisanak adalah manusia paling baik yang pernah saya temui di dunia ini”,balas sang pengembara. Sang petani tersenyum lalu kembali menjawab,”ah, ini hanyalah kebetulan, karena tepat pada hari ini adalah hari ulang tahunku. Alangkah berartinya hari ini apabila pada hari ulang tahunku ini aku bisa berguna bagi orang lain”. Sungguh mulianya sang petani tersebut. Kemudian pengembara tersebut menjabat tangan petani dan mengucapkan ”SELAMAT ULANG TAHUN SAUDARAKU, semoga panjang umur dan dapat lebih banyak lagi menebar kebaikan”.

Diambil dari perbincangan dalam mimpi, Bogor, 19 November 2014
Nurfaith ahmad©
*karena mimpi ini muncul tgl 19 November, maka tulisan ini kupersembahkan untuk semua saudaraku yang berulang tahun tgl 19 November

Minggu, 16 November 2014

KMNU IPB launching halaqoh untuk mahasiswa baru



BOGOR,
Keluarga Mahasisawa Nahdhatul Ulama (KMNU) Institut Pertanian Bogor menyelenggarakan acara pembukaan halaqoh untuk mahasiswa baru bertempat di ruang kuliah Fakultas Kehutanan IPB pada Kamis (13/11/2014). Forum halaqah ini diadakan bertujuan
untuk mempererat kekeluargaan antar anggota secara personal agar memotivasi dalam pencapaian baik akademik maupun non-akademik. Selain itu, sebagai sarana saling mengingatkan antar anggota untuk mengistiqomahkan ibadah dan tradisi Ahlussunnah Wal Jama’ah (aswaja) serta untuk memperdalam wawasan Keaswajaan, Ke-NU-an, Ke-KMNU-an.

Acara ini dibuka oleh Ketua KMNU IPB, Achmad Mujib, dengan memberikan sambutan yang berisi semangat dan motivasi agar mahasiswa baru bisa mengikuti Halaqoh dengan penuh semangat dan keistiqomahan.

“Forum ini sangat baik. Semoga forum halaqah ini terus berlangsung secara istiqamah,” harap Mujib.

Pada forum ini mahasiswa baru dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang terdiri atas 5-7 orang dengan 1-2 pemandu. Di sesi ini, mereka membuat kesepakatan untuk menentukan waktu pertemuan halaqah setiap pekannya.

M. Zimamul Adli, Mantan Ketua KMNU IPB yang dalam kesempatan ini menjadi pemateri menyampaikan sebuah petuah pendiri NU yaitu “Siapa yang mengurus NU, saya anggap santriku, siapa yang menjadi santriku saya doakan khusnul khotimah beserta keluarganya”. (KH. Hasyim Asy’ari) dan “Jangan takut tidak makan kalau berjuang mengurus NU. Yakinlah ! kalau sampai tidak makan, komlainlah aku jika aku masih hidup. Tapi kalau aku sudah mati maka tagihlah kebatu nisanku”. (KH. Ridwan Abdullah)

Acara terakhir dalam kegiatan ini adalah pencalonan mahasiswa baru sebagai ketua angkatan 51 untuk Nahdliyyin dan Nahdliyyat . Selanjutnya ketua angkatan akan dipilih dalam kegiatan “ASWAJA YOUTH CAMP” pada hari Ahad (16/11/2014) dan akan dilantik bersama pengukuhan mahasiswa baru sebagai anggota KMNU IPB pada saat puncak pengkaderan “Isti’laul Qudroh” yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2014.

 Artikel terkait:



Up Grading KMNU IPB Menghadirkan Trainer Internasional

BOGOR,
KMNU IPB mengadakan acara Up Grading Pengurus dan Angkatan 50 KMNU IPB, Sabtu, 8 November 2014. Bertempat di ruang kuliah Fakultas Kehutanan, acara ini mendapat apresiasi yang sangat besar dari para peserta karena dihadiri oleh Moh. Subagio, trainer sekaligus CEO Moh Subagio & Co, perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan berlevel nasional dan internasional. Bertema Optimalisasi Potensi dalam Satu Sinergi KMNU IPB, Moh Subagio banyak menyampaikan tentang segala hal yang berkaitan dengan potensi diri, mengatasi minder, sampai cara menyikapi kegagalan. Acara yang dikemas secara santai, disertai humor dan melibatkan tanya jawab dari para peserta ini membuat suasana menjadi menyenangkan dan dinilai sangat bermanfaat bagi pengurus dan anggota KMNU IPB angkatan 50.
Up Grading KMNU IPB Menghadirkan Trainer Internasional

Dalam sambutannya, Pembina KMNU IPB, Bapak Jaenal Effendi, PhD menyampaikan harapannya dengan diselenggarakannya Up Grading pengurus dan angkatan 50 KMNU IPB. Menurut Beliau, banyak potensi yang ada pada mahasiswa-mahasiswa NU, yang notabene berasal dari desa dan pesantren. Sayangnya, potensi-potensi tersebut kurang dapat dimaksimalkan bahkan tidak dapat dimunculkan karena, salah satunya sifat kurang percaya diri yang melekat pada mahasiswa KMNU IPB. Beliau berharap melalui acara yang dihadiri oleh trainer handal ini, para pengurus dan anggota KMNU IPB dapat belajar sebanyak-banyaknya dan menemukan potensi diri agar KMNU IPB lebih berkembang lagi.

Pembina KMNU IPB yang lain, Pramudya Susilo mengungkapkan pandangannya tentang sifat orang Asia dibandingkan dengan Barat dalam hal kemampuan di tempat kerja. Pria yang bekerja di salah satu perbankan asing ini berujar, "Orang Indonesia sebenarnya pintar-pintar. Kelemahannya adalah dalam keberanian berkomunikasi atau menyampaikan pendapat."

Untuk itu, Pramudya berharap acara Up Grading pengurus dan angkatan 50 KMNU IPB ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kemampuan berkomunikasi.

Up Grading pengurus dan angkatan 50 KMNU IPB merupakan salah satu dari serangkaian acara KMNU day yang diprakarsai oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia KMNU IPB masa khidmah 2014-2015.

Artikel terkait:
http://kmnu-ipb.net/2014/11/up-grading-kmnu-ipb-menghadirkan-trainer-internasional/
http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,2-id,55628-lang,id-c,daerah-t,KMNU+IPB+Motivasi+Pengurus+Maksimalkan+Potensi-.phpx